Mic Condenser atau Dynamic?

Mana yang lebih bagus, Mic Condenser atau Dynamic? Pertanyaan yang cukup sering dilontarkan oleh kawan kita yang baru memasuki dunia recording.
Pada artikel ini Saya akan sedikit menjelaskan tentang cara kerja dan fungsi kedua mic diatas. Kedua jenis mic diatas memiliki cara kerja dan kemampuan yang berbeda. Dan tentunya kegunaan yang berbeda pula.

Apa bedanya?

Berikut Saya jelaskan sekilas tentang perbedaan kedua jenis mic tersebut.

Secara fisik, perbedaan mic condeser dan dynamic, secara kasat mata memang akan terlihat jelas perbedaannya dari sisi bentuk fisik dan besar mic tersebut. Mic condenser terlihat jauh lebih kecil, simple dan ringan, walaupun ada beberapa tipe condenser yang juga agak besar bentuknya.

Secara teknis, Mic condeser pada umumnya berbentuk bulat dengan ukuran kecil dimana didalam mic condeser tersebut terdapat dua buah plat yang sangat tipis, dimana kedua plat tersebut yang akan menerima setiap getaran-getaran yang bersumber dari luar atau yang disebabkan adanya perbedaan tekanan udara pada setiap detiknya sehingga menghasilkan getaran.

Mic Condenser atau Dynamic

Mic condeser dapat  merespon suara yang jauh atau frekuensi tinggi. Mic condeser tidak dapat bekerja jika tidak diberikan tegangan, berbeda dengan mic dynamic yang bisa langsung berfungsi jika dihubungkan ke preamp mic. Pada mic condeser terdapat polaritas positif dan negatif artinya pada saat pemasangan mic tidak boleh terbalik dan harus mendapat tegangan supply arus searah (DC), meskipun membutuhkan supply tegangan, mic condeser cukup disuplay dengan tegangan yang kecil biasanya 1,5v – 12v – 48v.

Mic dynamic atau dynamic microphone, bentuknya lebih besar. Didalamnya terdapat kumparan dan magnet. Sedangkan untuk diafragmanya terbuat dari bahan plastik tipis. Pada prinsipnya hampir mirip dengan speaker kalau speaker menerima tegangan dan mengubahnya menjadi getaran suara. Sedangkan pada mic Dynamic merubah getaran suara menjadi tegangan listrik (singal) yang kemudian dikirim dan diperkuat oleh preamp mic.

Dynamic mic membutuhkan getaran yang kuat untuk menggerakan kumparan yang terdapat didalam medan mangnet untuk menghasilkan besaran tegangan, jadi mic dynamic kurang sensitif jika dibandingkan dengan mic condeser karena membutuhkan getaran yang kuat dari luar, dan biasanya jarak antara mic dengan sumber suara dekat untuk menghasilkan suara yang sempurna.

Lalu mana yang harus Anda pilih? Mic condenser atau dynamic?

Sedikit tips dari Saya buat teman2 sekalian.

Mic condenser memiliki kemampuan menagkap suara lebih detail dan luas. Dimana mic tersebut dapat menangkap suara hingga jarak 7 – 8 meter dengan jelas. Untuk merekam vocal, mic ini sangat disarankan karena dapat merekam detil suara seperti tarikan/hembusan nafas. Apabila Anda memilih menggunakan mic ini disarankan berada dalam isolated room atau ruangan terisolasi kedap suara untuk menghindari kebocoran suara atau noise berasal dari luar ruangan agar hasil rekaman terdengar bersih. Penggunaan POP filter atau busa mic akan lebih membantu.

Jika Anda tidak berada dalam ruangan terisolasi / outdor, mic dynamic jadi pilihan yang bagus. Karena mic dynamic hanya menangkap getaran dari dekat/depan membran saja.

Berikut adalah contoh hasil rekaman outdor menggunakan mic dynamic:

Semoga Bermanfaat..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *